KATON KAYA CEMPAKA SAWAKUL | Kliping Sastra Indonesia | Etnik dan Budaya
KATON KAYA CEMPAKA SAWAKUL Reviewed by maztrie on 8:49 PM Rating: 4,5

KATON KAYA CEMPAKA SAWAKUL

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti seperti (bunga) cempaka (sebesar) bakul.
 
Bunga cempaka atau bunga kantil (michelia champaka) umumnya hanya sebesar ibu jari. Aromanya demikian wangi semerbak. Bunga campaka umumnya berwarna putih, putih kekuningan, kuning, atau ada juga yang berwarna ungu (jarang). Jenis bunga ini banyak digemari dan digunakan untuk berbagai keperluan. Entah untuk keperluan pesta, ritual, dan sebagainya. Pendeknya bunga ini banyak disukai di samping bunga melati dan mawar.
Jika ada bunga cempaka sebesar bakul (tempat nasi), tentu saja kenampakannya akan sangat menonjol sekali. Bunga cempaka sebesar itu tentu akan sangat disukai dan menjadi rebutan dan curahan perhatian dari banyak orang. 

Pepatah di atas ingin menggambarkan kelebihan seseorang yang demikian menonjol dalam segala sisi kebaikannya. Oleh karena menonjol sisi-sisi kebaikannya, maka orang tersebut diibaratkan seperti bunga cempaka sebesar bakul yang demikian menonjol di antara bunga-bunga cempaka biasa.
Pendeknya, pepatah tersebut ingin menggambarkan orang yang sangat menonjol dibandingkan orang lain karena sisi kebaikannya (kepandaian, kebaikan hati/kesucian, kebagusan wajah dan fisik, dan sebagainya).
a. sartono [ tembi ]